buta warna

Jadi, Apa Yang Dirasakan Oleh Penderita Buta Warna?

buta warnaBaiklah kali ini saya akan bercerita tentang buta warna dengan bahasa ala saya sendiri gak kayak web lain yang menjelaskan dengan rinci, soalnya saya bukan dokter spesialis mata, ane cuman pengidap buta warna juga.

Yang dirasakan sama pengidap buta warna adalah warna yang diterima oleh mata tidak terlalu kuat sehingga persepsi dia dengan orang lain berbeda. Misal gini, hijau, orange, kuning dianggap hampir sama. Menurut orang lain hijau, dia nganggepnya orange. Tapi kalau warna yang dia liat kuat, persepsi dia bakal sama dengan lainnya, misalnya hitamnya kaos, hitamnya malam, putihnya bendera Indonesia, putihnya kertas, ya seperti itulah kira kira.

Saya baru sadar kalau benar-benar buta warna saat kemarin saya mulai melamar kerja di perusahaan yang bonafit dimana dia mensyaratkan tidak buta warna bagi pelamarnya. Sejak SD saya memang sudah sering menyebut warna alias beda persepsi dengan orang lain seperti yang tak ceritakan diatas. Ternyata tes buta warna itu ada dan saya baru tahu saat nglamar kerja (untung nglamar anak orang gak pake tes buta warna :)) ). Tes tersebut menggunakan plate ishihara yaitu semacam pola seperti tetesan macam-macam warna dimana dalam pola tersebut terdapat angka dan alur garis yang dapat dibaca oleh mata normal.  Tapi untuk pengidap buta warna? tidak terlihat sama sekali. Saya sendiri hanya bisa melihat 2 plate dari 38 plate yang ada.

Setelah saya ditolak oleh satu perusahaan itu, saya coba cek ke beberapa website adakah obat untuk masalah mata saya yang satu ini. Ada beberapa web yang menjual kacamata yang bling bling warnanya cukup norak, gak mungkin dipakai pas tes lamaran kerja, dan ada pula yang menjual obat semacam kapsul namun belum terbukti kebenarannya.

Akhirnya saya pergi ke dokter mata di sebuah rumah sakit umum di kota saya. Awalnya di tes baca dari jauh, sampai huruf terkecilpun saya tetap bisa melihat sampai saat nya saya diminta membaca plate untuk tes buta warna, otomatis saya tidak bisa membaca plate plate ishihafuck tersebut. Saya tanya obatnya kepada dokter tersebut dan jawabnya adalah “TIDAK ADA”.

Lantas dia menerangkan tentang penyebab buta warna dan kebanyakan buta warna disebabkan oleh faktor genetik/ keturunan. Kalau ibu saya tes sih bisa baca semua plate ishihara, kalau bapak belum sempat saya tes udah pergi duluan ke surga. Saran dia sih saya menikahnya sama orang yang tidak buta warna biar anak-anak saya nanti juga gak ikut ngrasain derita kayak gini.

Sampai saya bercerita ke beberapa teman di dekat rumah. Ternyata ada sebuah praktik terapi di Yogyakarta tepatnya di Daerah Imogiri yang dapat membantu pengidap buta warna ini. Teman saya sendiri sudah membuktikan, dia tinggal di asrama selama 2 minggu kalau tidak salah, setiap hari berlatih membaca plate ishihara di sebuah ruangan yang gelap dengan dibantukan cahaya lilin saja. Katanya sih tidak cuman itu, namun dia harus meminum air putih yang sudah didoakan oleh pemilik tempat terapi tersebut. Tidak sedikit katanya yang pernah datang ke tempat ini matanya jadi normal dan ketrima jadi angkatan polisi dan tentara.

Dia merasakan sendiri, sekarang dia bisa membaca plate ishihara namun belum secepat orang normal membacanya. Dan sampai sekarang saya sendiri belum mencoba terapi tersebut. Yang butuh infonya bisa menghubungi saya ya nanti tak tanyakan sama teman saya yang tadi.

Awalnya saya berburuk sama Tuhan kenapa diciptakan seperti ini. Mirip lah sama film “Ayah, mengapa aku berbeda?” pernah nonton kan? Namun kelamaan saya bisa menerimanya dan bahkan saya kasih tahu semua orang bahwa saya unik, gak banyak orang kayak saya ini :))

Dan akhirnya dengan keadaan seperti ini saya masih diterima kerja di sebuah Bank BUMN terbesar di Indonesia. Terima kasih untuk SDM perusahaan yang sudah menggaji saya sampai saat ini :*.

Untuk kalian yang sama merasakan keadaan seperti saya ini, mulailah berpikir kalau kita diciptakan bukan untuk bekerja di perusahaan orang lain dengan syarat kita memiliki mata normal untuk masuk ke perusahaan tersebut. Kita diciptakan untuk membangun kerajaan usaha kita sendiri. Sukses buat kita temans 😉

Post Author: Reza Saputra

Suaminya @nunaminoz / Indonesian Blogger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 15 + 5 ?
Please leave these two fields as-is: